5 Mitos & Fakta Populer Tentang Kesehatan

Meskipun banyak nasihat kesehatan dari orang tua dan orang tua kita tampaknya benar, tidak semuanya benarbenar didasarkan pada bukti ilmiah yang nyata. Berikut beberapa ‘mitos’ tentang kesehatan yang sebenarnya kecil kemungkinannya benar:

1. Makanan Pedas Menyebabkan Bisul

Mitos ini tidak sepenuhnya salah dan juga benar. Hampir dua pertiga dari semua kasus tukak lambung disebabkan oleh helicobacter pylori. Mengkonsumsi obat anti inflamasi seperti aspirin, atau merokok tembakau dan minum alkohol juga dapat meningkatkan risiko tukak lambung. Makanan pedas hanya bisa memperburuk efek maag yang ada.

2. Anak Asma Tidak Boleh Berolahraga

Aktivitas fisik selalu meningkatkan frekuensi pernapasan, oleh karena itu orang tua dan dokter disarankan untuk tidak membiarkan anak penderita asma berolahraga. Namun tidak semua olahraga berpotensi memicu serangan asma. Aerobik, ternyata bisa meningkatkan kekuatan paruparu penderita asma. Studi menunjukkan bahwa ketika penderita asma berolahraga, serangannya lebih sedikit, minum lebih sedikit obat, dan lebih sering hadir di sekolah. Meski aktivitas yang lebih intens seperti lari sebaiknya dihindari, ada banyak olahraga yang lebih kecil kemungkinannya untuk memicu AMDAL (ExcerciseInduced Ashtma) seperti jalan kaki, bersepeda, berenang, baseball, softball, voli, atau tenis.

3. Vegetarian Tidak Mendapatkan Protein yang Cukup dalam Makanan Mereka

Ini tidak benar. Vegetarian bisa mendapatkan protein yang cukup dengan makan berbagai macam makanan, termasuk sayuran, kacang polong kering, kacangkacangan, buncis, kacang merah, bijibijian, kacangkacangan, bijibijian dan produk kedelai. Apakah Anda seorang vegetarian atau vegan, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi untuk rencana makan yang memastikan Anda mendapatkan cukup kalsium, zat besi, vitamin B12 dan D.

See also  5 Rias Merah Muda yang Anda Butuhkan untuk Mengikuti Tren Musim Panas

4. Cokelat dan Makanan yang Digoreng Menyebabkan Jerawat

Jerawat terbentuk ketika kelenjar minyak di bawah kulit memproduksi terlalu banyak minyak lilin yang disebut sebum, yang digunakan tubuh untuk menjaga agar kulit tetap terlumasi. Tetapi ketika sebum berlebihan dan selsel kulit mati menyumbat poripori, area kulit tersebut akan teriritasi, bengkak, dan berubah menjadi merah. Kelenjar sebacouse menghasilkan sebum yang berlebihan karena hormon. Itu menjelaskan mengapa remaja terpengaruh lebih dari yang lain. Stres dan faktor keturunan juga bisa menjadi faktor, tetapi cokelat batangan dan makanan yang digoreng tidak bisa dihindari.

5. Retak Buku Jari Akan Menyebabkan Arthritis

Mitos ini tidak sepenuhnya benar. Memecahkan bukubuku jari Anda mungkin membuat persendian Anda sakit, tetapi tidak ada bukti bahwa aktivitas ini secara langsung menyebabkan radang sendi, suatu kelainan yang ditandai dengan persendian yang sakit dan bengkak. Jika bukubuku jari Anda selalu retak, hal yang paling mungkin terjadi adalah Anda dapat melukai tulang rawan dan menyebabkan persendian membengkak. Jika Anda melakukannya terlalu sering, pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit sendi degeneratif, seperti radang sendi.

You May Also Like